Friday, July 23, 2010 Categorized under Writing

Bikin Paspor susah!? (3)

Paspor Republik IndonesiaMelanjutkan cerita di postingan sebelumnya yang berjudul sama “Bikin Paspor susah!?“, dimana kejadian yang ditulis dipostingan tersebut terjadi pada hari kamis 15 Juli 2010 di kantor imigrasi. Sekilas mungkin pada postingan tersebut terakhir diceritakan dengan pesan: “jangan datang ke kantor imigrasi jam 8 jika anda ingin membuat paspor, tapi datanglah lebih pagi minimal jam 7.” Ya, jika anda datang jam 8 ketika pegawai kantor imigrasi mulai bekerja, sepertinya anda tidak akan mendapatkan nomor antrian untuk menyerahkan formulir pendaftaran paspor. Seperti saya, yang akhirnya kecewa 2 kali setelah harus pulang kehabisan nomor antrian. Terima kasih Imigrasi Tangerang.

Lanjut cerita  setelah kehadiran pada hari rabu dan kamis (14 dan 15 Juli 2010) gagal untuk menyerahkan formulir pendaftaran paspor. Tidak bisa menyerahkan karena nomor antrian memang dibatasi hanya untuk 70 orang yang beruntung saja setiap harinya. Akhirnya tanggal 16 Juli 2010 saya kembali mengunjungi kantor imigrasi kelas II Tangerang. Waktu kehadiran tepatnya pukul 05.35 pagi. Iya saya tidak bohong. Kantor sudah buka, ada penjaganya, dan sudah ada orang lain seperti saya yang mengantri untuk mendapatkan nomor antrian penyerahan formulir.

Ketika datang, langsung ke meja customer care. Di situ ada penjaganya. Kita tinggal meletakkan formulir kita (map kuning). Tidak usah di isi, karena nanti juga dikembalikan lagi. Di taruh sekedar untuk mendapatkan nomor antrian saja. Lalu isi daftar hadir. Jam 05.35 ternyata saya adalah orang nomor 11, bayangkan 10 orang pertama pastinya hadir lebih dahulu dan lebih pagi dari saya. Setelah meletakkan map, anda tinggal menunggu sampai jam 8. Menunggu pegawai imigrasi datang dan membacakan nama anda, lalu map anda dikembalikan dan anda diberi nomor antrian untuk selanjutnya dipanggil di loket 1 (Loket Penerimaan Formulir Pendaftaran Paspor).

Nah setelah mendapat nomor antri, berarti anda harus antri lagi. Biasanya dapat nomor sesuai dengan nomor urut di daftar hadir. Tunggu saja di dekat loket 1, nanti nomor anda akan dipanggil, lalu berikan map formulir yang sudah anda dilengkapi.

Setelah memberikan map dan formulirnya, petugas diloket 1 akan memeriksa kelengkapan dokumen seperti Fotokopi KK, fotokopi KTP, fotokopi Akte/Ijasah, dan satu lagi surat keterangan untuk pernyataan anda sebagai pembuatan paspor yang diisi materai Rp 6.000 dan ditandatangani anda.

Kalau sudah lengkap tidak ada kurang satu apapun, petugas akan memberikan tanda terima. Nah, di tanda terima itu di tulis kapan anda harus kembali lagi untuk pengambilan foto dan cap jari (biometric).

Tanda Terima Paspor

Oke diatas adalah contoh (asli) Tanda Terima Permohonan Paspor RI. Jadi tanda terima itu ditulis oleh petugas, dan diberikan kepada anda. Saya menyerahkan formulir pada Jumat tanggal 16 Juli 2010, maka saya harus hadir lagi di kantor imigrasi hari senin 19 Juli 2010 (ditulis di tanda terima). Waktu kehadiran jam 08.00 – 10.00.

Biasa setelah memberikan formulir, waktu kehadiran akan datang yang tertera di Tanda Terima antara 3 hari setelah penyerahan formulir diloket 1.

Tanda terima ini dibawa lagi pada hari yang ditentukan. Diberikan ke loket 2. Loket untuk mengambil nomor antrian pembayaran paspor. Nah, waktu yang terulis di tanda terima adalah jam 08.00 – 10.00, tapi pada prakteknya untuk mendapat nomor antrian seperti biasa siapa cepat dia dapat. Jika anda ingin mendapat nomor antrian terdepan, maka anda sebaiknya datang sejak pagi dan meletakan tanda terimanya di loket 2. Tunggu sampai jam 08.30 biasanya baru dipanggil.

Setelah dipanggil diloket 2, anda akan menerima nomor urut untuk kemudian dipanggil di loket pembayaran paspor. Tunggu hingga petugas memanggil nomor antrian anda. Datang ke loket, bayar dan ambil Tanda Terima Pembayaran Paspor, jangan lupa cek apa benar nama di tanda terima adalah nama anda. Jangan sampai anda membayar paspor untuk orang lain. Lalu setelah bayar anda baru bisa untuk di foto dan diambil sidik jari untuk keperluan biometrik. Setelah foto dan diambil sidik jari, anda akan disuruh mengantri lagi.

Tapi sebelum foto anda harus antri lagi, tapi kali ini tanpa nomor antrian. Karena petugas akan memanggil dari dalam ruangan foto. Setelah foto anda antri lagi, untuk dipanggil interview. Terkadang ada yang langsung, setelah foto langsung di interview. Karena pengambilan foto dan interview di laksanakan di ruangan yang sama. Yang penting bersabar dan datang lebih pagi, maka anda dilayani lebih cepat.

Nah setelah interview, anda akan disuruh kembali lagi ke imigrasi untuk mengambil paspor. Tapi bukan hari itu tentunya. Paling cepat 1 hari, tapi kalau sial ya seperti saya harus kembali lagi 1 minggu kemudian. :mewek2

untuk kelanjutannya bersambung di postingan selanjutnya, “Bikin Paspor susah!? (4).

image source : http://id.embassyofindonesia.eu/wp-content/uploads/2009/09/paspor-ri.jpg

Popularity: 15%

Incoming search terms for the article:

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Twitter
  • LinkedIn
  • Facebook
  • del.icio.us
  • Google Bookmarks
  • StumbleUpon
  • Yahoo! Buzz
  • Technorati
  • Live
  • Yahoo! Bookmarks

Related posts:

  1. Bikin Paspor susah!? (2) Melanjutkan cerita di postingan sebelumnya yang berjudul sama “Bikin Paspor...
  2. Bikin Paspor susah!? Buat anda yang akan melakukan perjalanan keluar negeri pasti membutuhkan...
  3. Komen Spam Memberikan komentar pada suatu weblog adalah sebuah sesuatu yang wajar,...
  4. Tips Irit Bensin Ingin berbagi sedikit tips irit bensin. Semoga berguna untuk anda...
  5. Santai itu Nikmat Selalu saja ada pertanyaan di kepala ketika sedang berkendara di...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Leave a Reply

[+] kaskus emoticons nartzco