Bikin Paspor susah!? (2)
Melanjutkan cerita di postingan sebelumnya yang berjudul sama “Bikin Paspor susah!?“, dimana kejadian yang ditulis dipostingan tersebut terjadi pada hari rabu 14 Juli 2010 di kantor imigrasi. Sekilas mungkin pada postingan tersebut diceritakan beberapa persyaratan untuk membuat paspor baru, bagi anda warga negara Indonesia. Selain dokumen kelengkapan, anda wajib mengambil (membeli) map yang berisi formulir pendaftaran dan sampul paspor berwarna hijau. Terakhir di ceritakan bahwa untuk menyerahkan formulir ke loket 1 (loket penerimaan formulir pendaftaran paspor) anda para pemohon paspor harus datang lebih awal.
Dari pengalaman pribadi pada hari pertama, membuat saya harus hadir ke kantor imigrasi tangerang lebih pagi lagi di hari selanjutnya. Jadi sudah diniatkan untuk hadir di kantor imigrasi pada hari kamis 15 Juli 2010, tepat pukul 08.00 pagi. Dan ternyata memang kehadiran saya tepat waktu. Waktu di jam saya dan jam di kantor imigrasi tangerang menunjukkan waktu yang sama 08.00 pagi itu.
Belajar dari pengalaman hari kemarin bahwa segala sesuatunya harus di awali dengan bertanya ke pihak customer care di depan kantor. Dengan hati senang dan tenang, karena melihat parkiran kantor imigrasi masih sepi tidak seperti kemari ketika hadir jam 10.00 ternyata mobil dan motor sudah cukup banyak. Hari ini walaupun banyak kendaraan diparkir, tapi tampaknya tidak terlalu ramai.
Sampai di customer care langsung bertanya kepada petugasnya, sekarang sudah berseragam lengkap (kemarin hanya menggunakan pakaian bebas polo shirt warna coklat). Pertanyaan sederhana pun dilontarkan kepada petugas di meja customer care, “Pak, saya mau menyerahkan formulir. Dimana saya bisa dapat nomor antriannya?”. Singkat dan jelas. Jawaban yang di dapatkan juga singkat, “Wah maaf nomor antriannya sudah habis, kami hanya menyediakan 70 nomor antrian saja setiap harinya”. Sangat mengagetkan sekali jawaban yang diberikan petugas tersebut. Karena secara logika saya, kantor baru buka jam 8, dan saya pun hadir jam 8. Berarti seharusnya nomor antrian baru saja dibagikan dong!?
Masih kaget dengan kenyataan bahwa nomor antrian sudah habis sayapun kembali bertanya, “Lho memangnya kantor buka jam berapa pak? sekarang kan masih jam 8?”. Jawaban petugas, “Iya kantornya memang baru buka, tetapi sudah banyak yang antri sejak jam 6 pagi tadi. Jadi bapak sebaiknya kembali lagi besok lebih pagi.” Petugasnya meyakinkan saya untuk kembali besok pagi kalau ingin mendapatkan nomor antrian, tapi sepertinya sambil menawarkan “jalur cepat” supaya formulir saya bisa di terima di loket.
Kecewa sekali padahal pemohon dikantor imigrasi saat itu tidak banyak lho, ramai tapi sepertinya tidak sampai menghabiskan 70 nomor antrian. Setelah diberi tahu seperti itu, dengan senyum kecewa saya langsung kembali ke parkiran tanpa banyak menggubris tawaran petugas customer care tadi. Percaya dengan informasi yang berbelit akan diberikan dan tidak pasti, jika banyak bertanya kepada petugas berseragam. Pengalaman 2 hari mengatakan begitu.
Sampai di parkiran tidak langsung menuju kendaraan, tapi saya sempatkan untuk bertanya kepada tukang parkir. Karena saya rasa tukang parkir di kantor imigrasi pun lebih jago dari saya untuk membuat paspor. Menurut pikiran saya selain juru parkir, mereka juga bisa jadi “juru paspor express”. Sedikit percakapan saya dan juru parkir kantor imigrasi.
saya: “mas kalau kantor ini buka jam berapa sih?”
juru parkir : “jam 8 bukanya om.(saya dipanggil om lho!)”
saya : “lho tadi di dalam sama petugasnya, saya di suruh datang lagi besok. tapi jam 6. Emangnya jam 6 udah buka kantornya?”
juru parkir : “oh, iya biasanya emang pintunya udah dibuka dari jam setengah 6. Orang-orang emang suka antri dari jam segitu.”
saya : “oh berarti saya besok bisa dateng jam 6 dan udah dilayanin petugasnya ya?”
juru parkir : “kantornya sih ud dibuka pintunya sama penjaga, tapi pegawainya ya tetap masuk mulai kerja jam 8 om. Emang om mau ngapain?”
saya : “saya mau ngajuin formulir pembuatan paspor”.
juru parkir : “oh saya kira om tinggal foto, kan kemarin sudah dateng kemari.” (ternyata dia ingat saya!)
juru parkir : “gimana kalau om titip aja dokumennya ke saya, jadi besok pas dateng udah dapet nomor antrian. (mulai menawarkan ‘jasanya’
”
saya : “gak usah deh mas, saya mau coba buat sendiri aja. Emang kenapa ya mas ko cuma 70 orang doang yang bisa antri, emang ada ‘jalur cepat’ juga ya sampai dibatesin gitu?”
juru parkir : “wah nggak tau juga sih om kenapa dibatesin. Tapi biasanya emang udah ada yang ngajuin pembuatan paspor dan harus di duluin sm petugasnya. Jadi untuk orang umum yang dateng dibatesin jumlahnya biar ga terlalu banyak.”
saya : “ouh gitu toh, ya sudah lah klo begitu. saya kembali lagi besok lebih pagi. jam setengah 6.”
Si juru parkir pun tersenyum.
Dari pembicaraan dengan juru parkir, saya malah mendapatkan beberapa informasi penting. Memang untuk mendapatkan nomor antrian harus datang lebih pagi. Setidaknya jam 06.00 harus sudah antri menunggu nomor antrian. aneh ya!? antri, untuk menunggu nomor antrian. Dari informasi tersebut memang sepertinya sebelum jam 08.00, sebelum pegawai imigrasi hadir, para pemohon paspor sudah banyak yang hadir. Nah disini pelajaran berharganya buat anda, kita semua yang ingin mengajukan pembuatan paspor baru ataupun perpanjangan.
Akhirnya, hari itu pun (15 Juli 2010) kehadiran di kantor imigrasi tangerang sangat lah singkat. Hanya 10 menit. padahal masih menunjukkan jam 8. Pulang dengan kecewa, dan banyak pertanyaan dikepala. Kenapa hanya 70 orang saja yang diterima untuk menyerahkan paspor dalam 1 hari? padahal, pastinya banyak sekali orang yang akan membuat paspor. Itu pun baru menyerahkan formulir dan kita harus kembali 3 hari setelah menyerahkan formulirnya lho. Setelah 3 hari, kita hadir (antri dari pagi) lagi untuk periksa dokumen (KK, KTP, Akta kelahiran atau paspor lama) yang asli, wawancara dengan petugas dan pengambilan foto serta sidik jari. Kemudian setelah itu baru bisa mengambil paspor, kalau beruntung paspor bisa diambil hari itu, kalau tidak beruntung datang lagi besoknya. Antri lagi dari pagi, kalau mau cepat.
Nah lho… Pertanyaan kenapa, mengapa begini, mengapa begitu. Sangat membingungkan.
(lanjut kepostingan selanjutnya, “BIkin Paspor susah!? (3)“![]()
image source : http://id.embassyofindonesia.eu/wp-content/uploads/2009/09/paspor-ri.jpg
Popularity: 3%
Incoming search terms for the article:
- kantor imigrasi tangerang
- bikin paspor 2010
- kantor imigrasi yang sepi
- syarat bikin paspor 2010
- bikin paspor tangerang
- jam paspor
- buat paspor tangerang
- buat pasport baru tangerang
- pasport 2 hari
- membuat paspor imigrasi tangerang
Related posts:
- Bikin Paspor susah!? Buat anda yang akan melakukan perjalanan keluar negeri pasti membutuhkan...
- Santai itu Nikmat Selalu saja ada pertanyaan di kepala ketika sedang berkendara di...
- Komen Spam Memberikan komentar pada suatu weblog adalah sebuah sesuatu yang wajar,...
- Tips Irit Bensin Ingin berbagi sedikit tips irit bensin. Semoga berguna untuk anda...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

